Di luar dari apa yang telah Tuhan firmankan dalam Al-Quran dan dari hadits Rasullullah mengenai penciptaan alam semesta, saya cukup tertarik mengetahui ternyata penciptaan itu memiliki banyak versi. Dan saya baru tau kalau ternyata 'Gaia' itu artinya Bumi. Jadi, inget film Ultraman Gaia. Ah, masih banyak lagi film yang sepertinya terinsprasi dari beberapa versi kisah penciptaan ini. Setidaknya ada 10 kisah penciptaan Bumi dan Manusia dalam artikel yang saya kutip dari tahupedia.com. Simak ceritanya, yuk!
Kitab Kejadian, merupakan buku pertama dari Ajaran Yahudi dan Kitab Suci Kristen, berisikan atas kisah penciptaan alam semesta dan isinya. Kisah ini merupakan kisah yang diterima secara umum sebagai awal bagaimana bumi diciptakan sebagaimana bentuknya sekarang ini. Berikut kisahnya:
Pertama, Tuhan menciptakan langit dan bumi dan Tuhan berkata, "Jadilah Terang." Lalu terang itu jadi. Dalam 6 hari, Tuhan menciptakan langit, darat, laut, tumbuhan, matahari dan bulan, binatang dan manusia. Tuhan-pun berkata, "Beranakcuculah dan bertambah banyak; " Pada hari ketujuh, Tuhan beristiharat dan menguduskannya sebagai hari Sabat.
Sesudah Tuhan menciptakan manusia pertama - Adam - dari tanah, ia membuat taman Eden untuk Adam, dan melarangnya memakan buah pada 1 pohon tertentu, dan Adam diperbolehkan untuk memakan buah pada semua pohon lainnya kecuali pohon tersebut. Karena Adam terlihat kesepian, maka dari tulang rusuknya-lah diciptakan wanita pertama, Eve.
Seekor ular yang dapat berbicara, Sang Iblis membujuk Eve untuk memakan buah terlarang tersebut, dan Eve membujuk Adam untuk melakukan hal yang serupa. Pada saat Tuhan mengetahui hal tersebut, diusirnya-lah mereka dari taman Eden dan membuat mereka menjadi Manusia yang dapat merasakan sakit dan kematian (mortal), serta dihukumlah si Ular agar ia bergerak dengan menjalar dan memakan debu sepanjang hidupnya.
Nama dari pohon terlarang tersebut adalah Pohon Pengetahuan, yang memperbolehkan Manusia yang memakannya mengetahui apa yang baik dan apa yang buruk.
Dalam kisah ini dikatakan bahwa awalnya bumi dipenuhi oleh kekacauan, dan dari kekacauan ini lahirlah Erebus, tempat dimana kematian berkumpul dan Malam. Lalu Cinta-pun lahir, dari Cinta muncul Cahaya dan Siang. Dari Cahaya dan siang ini, lahirlah Gaia, si Bumi. Malam-pun menciptakan kematian, takdir, tidur, mimpi, permusuhan dan kegelapan lainnya.
Gaia, si Bumi kemudian menciptakan Uranus, si langit, untuk menyelimuti dirinya. Dari hubungan merekalah lahir para 12 Titan dan beberapa monster.
Monster seperti Hecatonchires, monster dengan 50 kepala dan ratusan tangan, dan Cyclops, monster besar bermata satu. Lalu 12 Titan, 6 laki-laki dan 6 perempuan. Uranus membenci anak-anaknya karena menyerupai monster, ia mengurung mereka di Tartarus, Perut Bumi. Mengetahui hal ini, Gaia-pun marah dan membuat sebuah senjata yang diberikannya ke anak bungsunya, Kronos.
Pada saat Uranus sedang bermesraan dengan Gaia, Kronos melompat dan memotong alat kelamin ayahnya yang kemudian membuat Uranus berdarah-darah jatuh ke tanah. Kronos-pun menjadi penguasa selanjutnya yang akan melahirkan dewa-dewa Yunani lainnya dari hubungan dengan Rhea, adiknya. Salah satu di antara dewa itu adalah Zeus, penguasa selanjutnya sehabis Kronos.
Nah, di masa kekuasaan Zeus inilah ras manusia diciptakan, para dewa tertarik untuk menciptakan mahluk yang menyerupai mereka tetapi tidak abadi, yaitu manusia.